PENARI

blogger templates
Tarian itu
Setegak bahunya
Setangkai tumitnya
Aku melihat sesi adegan sandiwara itu
Teramat sayang mataku kulewatkan

Penari itu
Melintas ada bunga sehelainya
Aku menimpali dan memotong nadiku

Oleh : Dion-anak Zaman

0 Response to "PENARI"

Post a Comment